Progam studi Patologi Anatomi FK Unhas Gandeng Puskesmas Mangasa Gelar Bakti Sosial Pap Smear Gratis dan Penyuluhan Deteksi Dini Kanker Serviks




MAKASSAR — Departemen Patologi Anatomik Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) bekerja sama dengan Puskesmas Mangasa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Bakti Sosial Pap Smear Gratis dan Penyuluhan Deteksi Dini Kanker Serviks” pada Sabtu (22/11/2025) di Puskesmas Mangasa.
Kegiatan ini menyasar perempuan di wilayah kerja Puskesmas Mangasa, khususnya mereka yang termasuk dalam kelompok sasaran skrining kanker serviks. Rangkaian acara terdiri atas dua komponen utama, yakni penyuluhan kesehatan mengenai kanker serviks dan pemeriksaan Pap smear secara gratis bagi peserta yang memenuhi kriteria pemeriksaan.
Dalam sesi penyuluhan, tim dari Departemen Patologi Anatomik FK Unhas memberikan edukasi mengenai pengertian dan faktor risiko kanker serviks, hubungan infeksi Human Papillomavirus (HPV) dengan penyakit tersebut, tanda dan gejala yang perlu diwaspadai, berbagai metode skrining seperti Pap smear, IVA, dan pemeriksaan HPV, hingga upaya pencegahan melalui vaksinasi HPV dan pola hidup sehat. Peserta yang memenuhi kriteria kemudian menjalani pengambilan spesimen sitologi serviks oleh tenaga kesehatan yang kompeten, untuk selanjutnya diperiksa dan diinterpretasikan oleh tenaga profesional di bidang Patologi Anatomik.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya beban kanker serviks di Indonesia. Berdasarkan data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) 2022, kanker serviks masih menjadi salah satu kanker dengan beban penyakit tinggi pada perempuan di Indonesia. Sementara itu, survei Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2025 di sejumlah kota besar, termasuk Makassar, menunjukkan bahwa 69,8 persen responden belum mengetahui pemeriksaan untuk mendeteksi dini kanker serviks, sedangkan hanya 12,6 persen yang mengenal Pap smear sebagai salah satu metodenya.
Selaku fasilitas kesehatan tingkat pertama, Puskesmas Mangasa berperan penting dalam mendukung keberlangsungan program deteksi dini ini, termasuk dalam proses tindak lanjut bagi peserta yang memperoleh hasil pemeriksaan yang memerlukan evaluasi lebih lanjut. Peserta dengan hasil demikian akan diberikan edukasi mengenai pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sesuai alur pelayanan yang berlaku.Kegiatan ini merupakan salah satu wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi oleh Departemen Patologi Anatomik FK Unhas, sekaligus penguatan jejaring antara institusi pendidikan kedokteran dan fasilitas pelayanan kesehatan primer. Kedua pihak berharap kolaborasi ini dapat berlanjut melalui edukasi kesehatan yang lebih rutin serta perluasan program skrining kanker serviks ke wilayah lain yang membutuhkan