October 28, 2026
Waspada Kanker Serviks, FK Unhas dan Mitosis Laboratory Ajak Perempuan Makassar Rutin Deteksi Dini

Waspada Kanker Serviks, FK Unhas dan Mitosis Laboratory Ajak Perempuan Makassar Rutin Deteksi Dini

MAKASSAR — Program Studi Ilmu Patologi Anatomik Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) bekerja sama dengan Mitosis Laboratory menggelar penyuluhan kesehatan bertajuk “Pentingnya Deteksi Dini Kanker pada Wanita” di The Backyard, Jalan Danau Tanjung Bunga No. 88, Makassar, Sabtu (26/7/2025). Kegiatan yang menghadirkan Guru Besar Patologi Anatomik FK Unhas, Prof. dr. Upik Anderiani Miskad, Ph.D., Sp.PA(K), sebagai narasumber ini diikuti oleh 30 peserta dari masyarakat umum.

Penyuluhan berlangsung selama 120 menit, terbagi menjadi 90 menit pemaparan materi dan 30 menit sesi tanya jawab. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Upik memaparkan pentingnya deteksi dini kanker serviks, mulai dari pengenalan infeksi Human Papillomavirus (HPV) sebagai penyebab utama, metode skrining seperti Pap smear dan tes HPV, hingga manfaat vaksinasi HPV sebagai langkah pencegahan.

Ia menekankan bahwa kanker serviks pada fase awal atau pra-kanker umumnya tidak menimbulkan gejala, sehingga banyak kasus baru terdeteksi ketika penyakit sudah berada pada stadium lanjut. Padahal, bila ditemukan sejak dini, angka kesembuhan kanker serviks dapat mencapai lebih dari 90 persen. Berdasarkan data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) yang turut dipaparkan dalam penyuluhan, kanker serviks menempati urutan kedua kanker terbanyak pada perempuan di Indonesia dengan 36.633 kasus baru pada 2020, sementara secara global tercatat 662.301 kasus baru pada 2024.

Prof. Upik juga mengajak masyarakat untuk tidak menunggu munculnya gejala sebelum memeriksakan diri, mengingat pemeriksaan rutin seperti Pap smear dianjurkan dilakukan minimal satu kali setahun bagi perempuan yang telah aktif secara seksual. Selain itu, ia turut meluruskan sejumlah mitos yang berkembang di masyarakat, di antaranya anggapan bahwa vaksinasi HPV membuat perempuan tidak perlu lagi menjalani Pap smear, serta anggapan bahwa kanker serviks hanya menyerang perempuan usia lanjut.

Peserta terpantau antusias mengikuti jalannya penyuluhan, terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab yang berlangsung hingga akhir acara. Sebagai bentuk apresiasi, panitia turut memberikan cenderamata kepada Prof. Upik selaku narasumber. Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, panitia, dan peserta.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud pengabdian kepada masyarakat oleh Program Studi Ilmu Patologi Anatomik FK Unhas, sekaligus bentuk kolaborasi berkelanjutan dengan Mitosis Laboratory dalam mendukung edukasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan dapat dilaksanakan secara lebih rutin dengan cakupan materi yang lebih interaktif agar semakin menjangkau masyarakat luas.